Catatan Ramadhan (13)

Posted on Updated on

Kemesraan bersama mu terasa begitu cepat. Rasanya baru saja kita bertemu, dan sekarang tanpa terasa bilangan belas hari sudah berlalu. Sungguh hari – hari bersamamu harusnya menjadi hari – hari yang di rindukan. Bukan sekedar kata, tetapi makna dan amalan yang harus menjadi nyata.

Tidak boleh ada penyesalan kelak. tidak ada yang bisa menjamin pertemuan kembali. Saat ini adalah waktunya. Optimalisasi ibadah dan amal merupakan keharusan tanpa ada tawar menawar. Jika godaan potongan harga dan bonus dalam dunia sajamenggoda kita, Lantas kenapa hidangan surga dan ampunan di negeri akhirat tidak menggoda kita untuk bangkit dan bergerak mengejarnya.

Masih dalam rangkain hari – hari bersama mu. Doa ku padaNya. Semoga kekuatan istiqomah menjamu dirimu dengan hiasan amal sholeh bisa terus terwujud. wahai Ramadhan, sang tamu agung.

The IoF

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s