Pengamen Boneka

Posted on Updated on

Jpeg

Berjalan di gelapnya malam, meloncat kesana kemari dan menghampiri orang- orang di sekitarnya. Semua itu dilakukannya demi mendapat recehan rupiah. Apakah semua orang perduli ? Apakah semua orang menyisihkan pecahan rupiahnya ? tentu tidak, banyak orang yang menikmatinya sebagi hiburan gratis

Terbayangkan betapa panasnya berdiri di balik topeng besar itu. Terbayangkan betapa beratnya memakai kostum boneka itu. Terbayangkan betapa jauhya jarak yang harus di tempuh untuk menghampiri sebanyak – banyaknya orang demi mendapat pecahan rupiah.

Kemudahan dalam mengais rezeki memang tidak di miliki oleh semua orang. Mereka yang mencarinya dalam berpanas – panas dan bercampur dengan peluh keringat, belum tentu mendapatkan hasil yang lebih banyak dari mereka yang mencari dalam suasana kantor yang nyaman dan sejuk.

Lantas, apakah jumlah dari pundi – pundi rupiah menjadi tolak ukurnya ? Apakah kemudahan dalam menjemput rezeki menjadi tolak ukurnya ?tidak, sekali – kali tidak. Keberkahan dari rezeki itu lebih utama dari pada jumlannya. Di situlah sejatinya letak karunia yang akan membuat kita dan keluarga kita senantiasa dalam Ridho-Nya. Berletih letih dan bersusah payah dalam menjemput rezeki juga bagian dari cara menggugurkan dosa.

Jika kita tidak bisa membantunya secara materi. maka doakanlah mereka, doakan kekuatan, doakan keberkahan, dan kemudahan bagi mereka yang rela bersusah payah dalam menjemput rezekinya.

The IoF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s