Plot Rezeki Masing – Masing

Posted on Updated on

Orang bilang jika kita kerja keras, maka sukses akan tergapai. Dan pada umumnya parameter dinilai dari kuantitas materi yg di miliki. Kenapa materi ? Mungkin karena materi variable yang bisa terhitung pencapaiannya. Tetapi entalah, saya pun tidak begitu yakin.

Jika sudut pandang materi yg di lihat, mengapa ada orang kaya berlimpah, tetapi ada juga orang yang begitu miskin papa ?

Mengapa ada orang yang memiliki rumah begitu besar dan banyak, tetapi ada juga orang yang tidak memiliki rumah sama sekali ?

Mengapa ada orang yang memiliki begitu banyak kendaraan, tetapi ada juga orang yang bahkan tidak memiliki kendaraan sama sekali ?

Dimana letak pembedanya ?

Keringat yang bercucuran ketika mencari materi, kah ?

Jika iya begitu, harusnya buruh bangunan di lapangan berdebu memiliki lebih banyak materi di bandingkan pegawai berdasi di ruangan ber AC. Namun, realitanya tidak begitu.

Atau mungkin, kecerdasan yang menjadi pembeda kuantitas materi seseorang ?

Jika iya begitu, harusnya orang terkaya berasal dari kalangan akademisi, bukan pengusaha. Namun, realitanya tidak begitu.

Jika semua itu bukan jawabannya. Lantas apa ? Dan dimana letak pembedanya ?

Saya yakin benar, plot rezeki setiap orang sudah di tentukan.Dan saya juga yakin, setiap orang akan di cukupi dari plot rezeki yang sudah di tentukan oleh yang sang penguasa langit dan bumi.

Ada seorang bayi yang tidak punya kemampuan sama sekali kecuali menangis, akan tetapi memiliki banyak sekali harta yang merupakan warisan dari kedua orang tuanya. Ada juga seseorang yang bekerja dari muda hingga tua, akan tetapi tidak meninggalkan materi sama sekali untuk ahli warisnya.

Oleh sebab itu, bekerjalah sebagai ibadah. Bekerjalah sebaik mungkin, layaknya sholat yang di lakukan sekhusyu mungkin, karena bekerja bagian dari ibadah yang akan mengalirkan pahala buat kita.

Karena sejatinya, rezeki yang kita dapatkan merupakan bagian dari plot rezeki yang sudah di tentukan untuk kita. Bukan, bukan sama sekali karena kehebatan kita dalam mencarinya.

Renungan di tengah gemerlap lampu ibu kota.

ThE ioF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s