Selamat Hari Ibu

Posted on Updated on

hari-ibu-copyMenjadi seorang ibu adalah sebuah anugrah bagi setiap wanita. Hal ini merupakan fitrah yang berlaku pada umumnya bagi seorang wanita. Ketika menjadi seorang ibu, mereka akan mempunyai kekuatan yang lebih dari biasanya, semangat yang lebih dari normalnya, dan rasa melindungi yang lebih dari sebelumnya.

Iya, kekuatan cintalah yang menimbulkan semua itu, rasa cinta yang begitu besar terhadap anaknya. Rasa cinta yang setulus hati, sebening air , seputih kanvas , dan selembut kapas.

Sedikit mengutip dari sebuah forum..

Menjadi seorang ibu adalah sebuah karir, 24 jam sehari, 7 hari seminggu, sepanjang tahun, sepanjang hidup, tidak ada cuti, tidak gaji, tidak ada bonus, tidak ada uang lembur, tidak ada tunjangan, dan kadang – kadang tak di hargai. Namun aku bahagia dan bangga dengan tugas itu. Karena surat tugasku langsung di tandatangani oleh –NYA.”

Pernahkah anda membersamai seorang wanita yang hendak melahirkan?

Itu salah satu waktu saat makhluk ALLAH yang mulia ini nyawanya berada d ujung tanduk. Dimulai sejak tanda- tandanya muncul, serangan nyeri luar biasa menyergap ketika Rahim mulai berkontraksi. Makin lama makin sering dan makin menyakitkan. Otot – otot serasa di kejangkan dan tulang – tulang serasa di betoti. Puncaknya, ketika sang bayi sudah saatnya menghirup udara dunia, maka yang kana dirasakan sang calon ibu adalah perobekan yang luas, luka jerih yang berdarah darah, dan tubuh yang dipaksa untuk berkelojotan menuntaskan bebangnya.

Rasa sakit yang di alami, pasti sungguh tak terkatakan, Tetapi lihatlah itu, ketika luka robek masih menyemburkan darah, ketika tenaga tubuh habis lunglai di sadap persalinan, ketika rasa lelah timbun – menimbun dengan nyeri menyayat tanpa henti, sang ibu tersenyum begitu rupa. Seakan semua rasa sakit itu sirna ketika sang bayi menangis demikian keras di letakan di atas dadanya, dalam pelukannya.

Proses pengorbanan seorang ibu dalam mengandung dan merawat buah hatinya juga di abadikan dalam ayat al quran.

Dan Kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapanya, ibunya telah mengandungnya dengan menanggung kelemahan demi kelemahan (dari awal mengandung hingga akhir menyusunya) dan menyapihnya susunya ialah dalam masa dua tahun (dengan yang demikian) bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua ibu bapamu dan (ingatlah), kepada Akulah jua tempat kembali (untuk menerima balasan).” QS:Luqman:14

tafsir dari ayat tersebut menurut ibnu katsir

Dia berfirman : “Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah – tambah”

Mujahid berkata :” Beratnya kesulitan mengandung anak. “Qatadah berkata : “keberatan demi keberatan” sedangkan ‘Atha al khurasani:”Kelemahan demi kelemahan”

Dan FirmanNya : “Dan menyapihnya selama dua tahun” yaitu mengasuh dan menyusuinya setelah melahirkan selama dua tahun, sebagaimana dia berfirman :”Para ibu hendaklah menyusukan anak – anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan” QS: Al baqorah :233.

Allah Ta’ala menyebutkan pengasuhan seorang ibu, kelelahan dan kesulitannya saat bergadang siang dan malam, agar seorang anak dapat mengingat kebaikan yang diberikan ibunya. Sebagaimana FirmanNya :”Dan ucapkanlah : “Wahai Rabb-ku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik (memelihara)ku di waktu kecil” (QS: Al israa’:24)

Rasa sakit Maryam Al Batul ketika melahirkan Nabi Isa as. juga di abadikan dalam Al Quran dalam surat Maryam.

Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma…”. QS:Maryam:23

Muhammad Bin Ishaq berkata:”ketika ia hamil, perutnya membesar dan darahnya terhenti sebagaimana kebiasaan wanita hamil, dari rasa sakit dan perubahan warna, sampai lidahnya pecah -pecah.

FirmanNya :”Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia(bersandar) pada pangkal pohon kurma)” yaitu terasa teramat sakit dan terpaksa menyandarkan diri pada pangkal pohon kurma.

Masa menyusui dan merawat bayi merupakan masa emas. Karenanya ia membutuhkan perhatian yang amat serius dari para ibu. Segenap daya dan pikirannya tercurah unutk si kecil buah hati penyejuk mata. Siang malam memikirkan pemeliharaan dan perawatan yang baik terhadap anak yang dikasihinya. Membersihkan ompol, memandikan hingga menyentuh dan merangsang syaraf – syaraf merupakan ibadah yang menyenangkan bila dihayati sepenuh hati, dnikmati sepanjanghari. Inilah investasi para umi, calon bidadari – bidadari surga.

Dari beberapa pemaparan perngorbanan yang begitu luar biasa oleh seorang ibu. Lantas, apakah kita bisa membalas jasa mereka.? Apakah kita bisa membalas kebaikan mereka? Apakah kita bisa ?

Rasulullah Saw bersabda “seorang anak tidak akan bisa membalas jasa kedua orangtuanya” HR Muslim.

Bisa di artikan sehebat dan sekuat apa pun bakti kita terhadap mereka, jasa – jasa orang tua terhadap kita tidak akan terbalaskan, tidak akan setara dan tidak akan tergantikan. Beruntung bagi mereka yang saat ini masih mempunyai orang tua terutama ibu. Disana terdapat surgamu, berbaktilah kepadanya, berbuat baik kepadanya, lakukakanlah semua yang dia minta selama itu tidak bertentangan dengan perintah ALLAH Ta’ala.

Bagi mereka yang saat ini ibunya sudah tiada, maka apakah masih bisa menujukan bakti diri sebagai anak?

Dari Abu Said as Sa’idi ra. Berkata, ketika kami duduk bersama Rasulullah Saw. Tiba – tiba seorang laki – laki dari Bani Salamah lalu berkata . “Ya Rasulullah , apakah masih ada kesempatan lagi untuk berbuat baik kepada kedua orangtuaku, setelah keduanya meninggal? Jawab Nabi Saw. “Mendoakannya keduanya, meminta ampun untuk keduanya, menyambung silaturahim kerabat – kerabatnya, dan memuliakan teman- temannya” (HR Ibnu majah)

Selamat hari Ibu teruntuk Ibu Ku, Kaulah wanita dan ibu terhebat di dunia.

Selamat hari ibu teruntuk Para Ibu di seluruh dunia.

Kalian adalah tiang peradaban dunia.

Kupersembahkan lirik dan lagu ini buat kalian para ibu di seluruh dunia.

http://www.youtube.com/watch?v=H8KnHK1NskY

Boyz II Men
A Song For Mama lyrics
You taught me everything

And everything you’ve given me
I’ll always keep it inside
You’re the driving force in my life, yeah
There isn’t anything
Or anyone that I can be
And it just wouldn’t feel right
If I didn’t have you by my side
You were there for me to love and care for me
When skies were grey
Whenever I was down
You were always there
To comfort me
And no one else can be
What you have been to me
You’ll always be
You will always be the girl
In my life for all times

Chorus:
Mama
Mama you know I love you
(Oh you know I love you)
Mama
Mama you’re the queen of my heart
Your love is like
Tears from the stars
Mama I just want you to know
Lovin’ you is like food to my soul

(yes it is, yes it is,ohhhhh,yes it is,yes it is,yes it is… oohhhh)
You’re always there for me
Have always been around for me even when I was bad
You showed me right from my wrong
(Yes you did)
And you took up for me
When everyone was downin’ me
You always did understand
You gave me strength to go on
There was so many times

tHe IoF

Sumber gambar
http://pastipanji.wordpress.com/2009/12/22/selamat-hari-ibu/

Daftar pustaka

Solikhin a. izzuddin,The Great Power of Mother:Yogyakarta:Pro -U media,2009

Salim A fillah, Dalam Dekapan ukhuwah:Yogyakarta:proUMedia,2010

DR Abdullah bin Muhammad, Tafsir ibnu katsir:Jakarta:pustaka Imam asy syafi’i:2012

One thought on “Selamat Hari Ibu

    rohmatulhidayah1990 said:
    December 22, 2012 at 1:40 am

    Reblogged this on Catatan Perjalanan Hidup.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s