Rohis Teroris ( Kata Siapa ? )

Posted on Updated on

ImageAlhamdulillah pada kesempatan weekend ini saya  bisa berkunjung ke smu 4 tangerang untuk berbagi pengalaman bersama adik – adik pengurus Rohis di sana. Pada momen libur semester kuliah seperti sekarang ini memang agenda di waktu weekend (Sabtu ) menjadi kosong, karena biasanya waktu weekend (sabtu) saya memang di isi dengan kegiatan perkuliahan(pasca sarjana).

Berkumpul bersama mereka(adik –adik Rohis) memang sangat luar biasa, Rasa jenuh/lelah akibat rutinitas sehari – hari dari perkejaan (senin – jum ‘at) menjadi berkurang ketika berinteraksi dengan mereka. Adik – adik rohis itu memang mempunyai aura tersendiri, ketulusan mereka dalam berbuat kebaikan, semangat mereka dalam berlomba lomba dalam kebaikan, dan kedewasaan mereka dalam bersikap membuat  saya justru bisa mempelajari banyak hal dari mereka.

Oleh sebab itu, menjadi suatu yang tidak bisa di terima oleh akal sehat sekalipun jikalau dikatakan Rohis sebagai sarang teroris(berita dari metro tv)?? Bagi saya, ini merupakan tuduhan yang sangat keji dan tidak berdasar.

Tidak bisa dipungkiri lagi pada saat ini bahwa rohis mempunyai peran yang penting dalam pembentukan moral di lingkungan sekolah- sekolah, karena memang perkembangan pergaulan anak muda disekolah – sekolah sekarang ini  sudah sangat mengkhawatirkan para orang tua.

Mulai dari obat – obatan narkoba, free sex, perjudian, tawuran dll. Begitu banyak sekali hal yang meresahkan para orang tua pada saat ini.  Bisa kita temui tidak sedikit pula yang akhirnya putus sekolah akibat hamir di luar nikah contohnya di mojokerto dalam setahun 63 orang hamil di luar nikah, kemudian di bali dua ribu seratus dua belas(2112) pelajar tersandung kasus narkoba  , delapan puluh orang(80) orang tewas akibat tawuran pelajar pada tahun 2011. semua data dengan jumlah yang begitu besar tersebut merupakan bagian dari kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua.

Justru di tengah hiruk pikuk banyaknya pergaulan anak muda yang negative(seperti hal di atas) dalam lingkungan sekolah. Ada sekelompok anak muda(pelajar) yang berani tampil beda(jauh dari hal2 negative tersebut), mereka tergabung dalam organisasi yang disebut rohis.

Rohis merupakan sebuah wadah tempat berkumpulnya para remaja di lingkungan sekolah yang berani tampil beda dan berkarakter. Mereka berani di bilang cupu, culun, dan tidak gaul demi menjaga diri dari hal2 yang negative(sex bebas,narkoba,tawuran,dll) dan menjaga nama baik keluarga(orang tua).

Mereka(anak – anak Rohis) menggunakan waktu senggang dari belajarnya untuk membuat acara – acara yang bermanfaat bagi pelajar – pelajar yang lain.  Bagi saya anak2 rohis itu justru solusi bagi perkembangan pergaulan remaja yang menjurus arah negative akhir – akhir ini.

Saya pribadi merasa iri dengan mereka adik – adik pengurus rohis, walaupun usia mereka masih muda, tetapi mempunyai pola piker yang luar biasa matang. Harusnya justru media memberitakan Rohis sebagai solusi pembangunan bagi perbaikan bangsa, karena saya banyak mengenal banyak dari mereka yang alumni rohis menjadi pemimpin yang penuh dengan prestasi dan sangat amanah seperti Ahmad heryawan gubernur Jawa Barat pada saat ini.

prestasi gubernur jawa barat(ahmad heryawan) pada saat ini yang  juga merupakan alumni dari rohis ketika sekolahnya. Pada tahun 2011 :

“1. 02 Februari 2011, Menteri Koperasi dan UKM menganugerahkan Enterpreneurship Development kepada Gubernur Jawa Barat sebagai kepala daerah terbaik dalam pengembangan kewirausahaan. Penghargaan tersebut diserahkan di Gedung UKM Convenstion Center SMESCO Jakarta dengan disaksikan langsung oleh Presiden dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

2. 21 April 2011, Museum Rekor Indonesia (MURI) menyerahkan Piagam kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat berhasil memecahkan rekor MURI dalam hal kendaraan terbanyak yang mengikuti uji emisi gas buang.

3. 28 April 2011, Pemerintah Pusat mengganjar Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan penghargaan bertajuk Anugerah Pangripa Nusantara karena dinilai telah memiliki perencanaan pembangunan terbaik dan dinilai sukses meningkatkan kualitas pembangunan daerah. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan penghargaan tersebut kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan secara langsung di Jakarta.

4. 9 Mei 2011, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menerima Anu Bhawa Sasana Desa dari Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar karena dinilai berhasil membina dan mengembangkan Desa atau Kelurahan untuk sadar hukum.

5. 12 September 2011, Menteri Pendidikan (sekarang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) Mohammad Nuh memberikan penghargaan Pendidikan Inklusif 2011 kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan karena dinilai berhasil membina sekaligus mendorong perkembangan pendidikan inklusif di Jawa Barat. Penghargaan Pendidikan Inklusif 2011 diserahkan di Gedung Pertemuan Hotel Novotel, Manado, Sulawesi Utara.

6. 22 September 2011, Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Soeharso Monoarfa menyerahkan Adiupaya Puritama bidang Penyelenggara Perumahan dan Kawasan Permukiman tahun 2011 kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat resepsi hari perumahan nasional (hapernas) tahun 2011 di Hotel Bidakara, Jakarta.

7. 23 September 2011, Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adi Utama kepada Gubernur Ahmad Heryawan atas jasa dan pengabdiannya terhadap pembangunan di Jawa Barat dan ITB.

8. 15 November 2011, Youngsan University di Korea Selatan memberikan apresiasi besar dalam bentuk Doktor Honoris Causa Bidang Manajemen Pemerintahan kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

9. 13 Desember 2011, Jawa Barat berhasil menjadi Juara Umum Adibakti Mina Bahari tahun 2011 yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Boediono kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di halaman Terminal Agribisnis Kota Dumai, Provinsi Riau.

10. 19 Desember 2011, pada Acara Puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2011 di Komplek Pelataran Candi Prambanan Jogjakarta, Wakil Presiden Boediono menyematkan Satya Lencana Kebaktian Sosial kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

11. 22 Desember 2011, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Pratama yang diserahkan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Penyerahan penghargaan dilakukan bersamaan dengan Puncak Peringatan Hari Ibu ke-83 tahun 2011 di Balai Kartini, Jakarta.

12. 28 Desember 2011, Menko Kesra Agung Laksono menyerahkan Transmigrasi Award kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Hotel Bidakara Jakarta.”

Dari realita ini sudah sepatutnya justru kita menjadi kan rohis sebagai solusi masa depan Indonesia. Karena dari sinilah diharapkan lahir penerus bangsa yang bermoral, bertanggung jawab, berakhlak mulia, amanah, cerdas, dan bisa memberikan kontribusi perbaikan bagi bangsa ini.
Jadi sunggu fitnah yang sangat keji dan takberdasar, jikalau dikatakan rohis awal dari munculnya teroris..
Wahai Media Metro TV, jadilah media informasi yang mencerdaskan, bukan menyesatkan.. .

Hanya Sekedar berbagi karya dari Dinal Zul Akbar

PROFIL ROHIS

Kami anak ROHIS. Akidah kami bersih terhadap hal-hal yang bersifat magis. Baik itu jimat, wapak, jirim, ataupun keris apalagi penggaris. Pedoman hidup kami adalah Al Qur’an dan Al Hadits. Kami bukan kalangan alkoholis. Boro-boro untuk beralkohol ria, untuk uang jajan pun kami masih mengemis.

Kami anak ROHIS. Ada seorang nenek bernama Sydney Jones yang menuduh kami radikalis. Padahal kami hanyalah sekumpulan aktivis. Tentunya aktivis Islam bukannya aktivis secularis, pluralis, liberalis, apalagi satanis. Kami hanya dapat berharap mudah-mudahan masyarakat tidak termakan isu tersebut yang buat kami menjadi miris.

Kami anak ROHIS. Dandanan kalangan pria kami atau biasa disebut ikhwan umumnya khas dengan jenggot klimis nan tipis. Sedangkan kaum hawa atau akhwatnya biasanya terlihat dengan jilbabnya yang terlihat maksimalis. Tapi hal itu tidaklah mutlak, so santai saja buat para bro n’ sis.

Kami anak ROHIS. Murobbi kami selalu bercerita bahwa kami adalah pewaris. Pewaris risalah para nabi dan Rosul dari zaman nabi Adam sampai sayyiduna Muhammad SAW Al-Quraisy. Untuk itulah kami dididik menjadi pemuda yang loyalis. Loyalis kepada Allah dan Rosul-Nya serta berlepas dari paham-paham yang tidak Islamis.

Kami anak ROHIS. Bukanlah segerombolan selebritis. Yang kerjaannya update status di jagad virtual agar dibilang eksis. Yang cuman bisa basa-basi kebaikan share pilu, nestapa, atau apa saja hal-hal yang berbau melankolis. Buat kami yang terpenting adalah aksi nyata bukan bualan besar yang manis serta bombastis.

Kami anak ROHIS. Tongkrongan kami jauh dari kafe, mal, bar, diskotik ataupun di halte bis. Biasanya kami paling suka duduk di masjid atau juga di majelis-majelis. Kami selalu menjaga diri kami dari hal-hal yang bersifat najis. Baik najis jasmani ataupun psikis.

Kami anak ROHIS. Kami diajarkan untuk dapat bersifat altruis. Dan membuang jauh-jauh sifat egois. Kami juga diajarkan untuk menjadi golongan yang mukhlis. Tidak mengharapkan imbalan dari manusia yang sifatnya materialis. Walaupun kadang kali uang jajan kami menjadi habis. Tapi, tak apalah yang penting balasan dari Allah berupa surga lengkap dengan para bidadari’s.

Kami anak ROHIS. Karakter masing-masing kami tidaklah sama seperti halnya kue lapis. Ada yang bawaannya serius, rajin, rapat tidur mulu juga ada, ataupun yang humoris. Akan tetapi kami juga dibekali ilmu untuk selalu bersikap idealis. Jangan jadi orang yang pragmatis plus oportunistis. Takutnya malah jadi orang-orang yang ikut ketularan virus liberalis. Yang kadang kalo ngomong suka bikin mengekerut alis.

Kami anak ROHIS. Pada kesempatan kali ini kami ingin mengatakan bahwa KAMI BUKAN TERORIS! Jangan juga men-cap kami sebagai ekstrimis. Hanya dikarenakan perubahan tingkah laku kami yang mungkin terlihat agak lebih agamis. Padahal teroris tulen bin sejati adalah para kaum zionis bengis rasis dan kolonialis.

Kami anak ROHIS. Kami juga ditanamkan nilai-nilai zuhud atau bahasa kerennya adalah askestis. Kami juga menjauhi hal-hal yang sifatnya glamoris. Kami berusaha untuk sejauh mungkin tidak menjadi kaum borjuis. Karena khawatir terkena penyakit wahn atau istilah lainnya hedonis.

Kami anak ROHIS. Kami juga manusia bukannya malaikat yang selalu tampil perfeksionis. Tak sedikit pula diantara kami yang takluk terhadap godaan sang iblis. Dan mereka-mereka itu pun episode dakwahnya berakhir dengan sangat tragis. Yang kalau dituliskan di sini dapat membuat mata menangis.

Kami anak ROHIS. Beberapa kami juga diberikan bakat berbisnis. Selain bisnis ada juga yang bakat menulis. Dan tulisan ini dibuat bukan untuk sekedar narsis-narsis. Ya, ini hanya dibuat sekedar berbagi tentang profil ROHIS.

The IoF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s