Cari Dan Sebarlah Ilmu

Posted on Updated on

Alhamdulillah, washalatu wassalam ‘ala Rasulillah, Pada kesempatan yang berbahagia ini saya mencoba untuk berbagai sedikit motivasi kebaikan. Semoga kumpulan huruf – huruf yang sederhana ini bisa membantu mengingatkan penulisnya dan memberikan pencerahan kepada pembacanya.

Ilmu adalah pondasi dari perbaikan peradaban, bisa di bayangkan jikalau ilmu pengetahuan stagnan dan tidak berkembang, maka peradaban juga akan mengalami situasi yang sama. Karena bisa dipastikan ilmu pengatahuan berkorelasi secara linear dengan perkembangan peradaban.

Dahulu kala mungkin membutuhan waktu sampai berhari – hari, bahkan berbulan – bulan untuk menempuh jarak antara Surabaya – Jakarta(sekitar 680 KM). Karena mungkin sarana yang di gunakan yaitu jalan kaki atau kereta kuda. Akan tetapi, pada jaman sekarang ini jarak tersebut(680 KM) bisa di tempuh dengan rentang waktu sekitar satu jam.

Tentu saja dengan sarana yang berbeda, yaitu dengan teknologi pesawat terbang yang mulai ditemukan pada tahun 1908 dan masih terus dalam tahap perkembangan sampai saat ini. Perkembangan dalam bidang transportasi ini membuat kehidupan modern yang penuh dengan mobilitas tinggi semakin lebih mudah.

Perkembangan teknologi di bidang transportasi tersebut hanya merupakan bagian kecil dari perkembangan semua disiplin ilmu yang sampai saat ini terus berkembang. Contoh lain, mungkin kita bisa melihat dari bidang komunikasi. Sekitar 2000 tahun yang lalu pada jaman Persia kuno dan romawi mereka berkirim pesan dengan menggunakan burung merpati.

Kerajaan romawi dan Persia dalam menjalankan roda pemerintahannya dengan wilayah yang begitu luas, tentu saja memerlukan koordinasi(komunikasi) untuk terus memantau dan mengawasi perkembangan daerah yang di kuasainya.

Akan tetapi, menggunakan sarana burung merpati untuk berkomunikasi dengan wilayah yang begitu luas, sungguh rapuh rasanya. Disamping burung merpati merupakan makhluk bernyawa yang rentan mati dan sakit, di sisi lain predator alamnya seperti elang akan mengganggu pergerakan dari merpati, sehingga hal itu juga akan berdampak kepada kelancaran komunikasi di antara mereka.

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan ilmu, sekarang kita bisa menggunakan email untuk mengirimkan pesan tanpa berbatas wilayah, dan sekarang kita juga bisa telfon untuk berkomunikasi secara langsung tanpa berbatas wilayah, dengan kondisi(syarat) infrastruktur komunikasinya sudah menaungi wilayah tersebut.

Nah itulah, sedikit gambaran dari korelasi ilmu terhadap perubahan perbaikan peradaban. Dalam bidang lainnya, mungkin kita akan menemukan lebih banyak lagi efek positif perkembangan ilmu terhadap perubahan dan perbaikan bidang tersebut

“Dalam Al Quran kata ilmu terulang lebih dari 800 kali, Rasulullah SAW menyebutnya sebagai syarat untuk merebut dunia dan akhirat sekaligus. Itulah sebabnya imam Ahmad bin Hambal mengatakan, kebutuhan manusia terhadap ilmu pengetahuan sama besarnya dengan terhadap makan dan minum. Atau banhkan, mungkin lebih besar lagi”

Oleh karena itu, setiap orang hendaknya menggabungkan antara pengetahuan yang komprehensif, bersifat lintas displin, dan generalis dengan penguasaan yang tuntas terhadap satu bidang ilmu sebagai spesialisasinya.

Keutamaan ilmu itu jauh melebih harta, hal itu bisa terlihat pada kisah salafus sholih seorang khalifah umar bin abdul azil dengan luas wilayah kekuasaan meliputi tiga wilayah

  1. Wilayah bagian utara Damaskus : daerah dataran Negara – Negara Balkan.
  2. Wilayah barat laut maupun barat daya : meliputi daerah Afrika
  3. Wilayah timur : ada sungai Sind ( India), Afganistan dan sampai daratan cina

Dengan wilayah yang begitu luas dan kekayaan yang besar, Harusnya Umar bin Abdul Aziz bisa memberikan sejumlah warisan yang besar kepada anak – anaknya. Akan tetapi, menurut riwayat, yang menarik justru umar bin abdul aziz(seorang khalifah) hanya memberikan kepada masing –masing anaknya yang laki2 sebesar sembilan belas dirham(sekitar Rp. 1.300.000) saja.

Lain hal dengan khalifah generasi penerusnya Hisyam bin Abdul Malik_ memberikan warisan kepada masing – masing  anak – anak laki2nya sebesar satu juta dirham (sekitar Rp 66.500.000.000) Namun beberapa tahun setelah itu salah seorang anak umar bin abdul aziz mampu menyiapkan seratus ekor kuda lengkap dengan perlengkapan jihadnya di jalan ALLAH, pada saat yang sama salah seorang anak Hisyam menerima sedekah dari masyarakat.

Inilah salah satu bukti bahwasanya mewarisi ilmu itu lebih berharga dibandingkan mewarisi harta. Semenjak kecil umar bin abdul aziz sudah memberikan pendidikan terbaik untuk anak – anaknya.  Sehingga anak – anaknya tumbuh menjadi pribadi yang matang.

Ada sebuah hadits yang bisa memotivasi kita untuk mencari ilmu..

“Abu Hurairah ra. Berkata, Rasulullah saw. Bersabda, “Barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga. (HR Muslim)”

Keutamaan menuntut ilmu, dan sesungguhnya ia adalah jalan menuju surga. Karena ilmu menjadi sebuah petunjuk bagi seorang muslim terhadap perbuatan – perbuatan baik dan akan menumbuhkan cahaya dalam hati yang akan membantu membedakan antara yang haq dan yang batil atau antara perbuatan yang baik dan buruk.

Itulah kedudukan penting ilmu bagi kehidupan, maka berbahagialah para pelajar, para mahasiswa, para santri, dan semua pembelajar sejati lainnya. Semoga kita semua senantiasa di berikan semangat dalam menuntut ilmu.

Hadits lainnya mengenai keutamaan ilmu

“Abu Umamah berkata, Rasulullah saw. Bersabda, “Keutamaan seorang yang berilmu dibandingkan ahli ibadah adalah bagaikan keutamaanku dibandingkan orang yg paling rendah diantara kalian.“. Kemudian beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya serta penghuni langit dan bumi sampai semut dalam liangnya sekalipun juga ikan dilaut, bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan ” (HR Tirmidzi, ia berkata, “Hadits ini hasan”

Menuntut ilmu adalah lebih utama dari ibadah – ibadah  yang sunah sebab ibadah – ibadah yang sunah manfaatnya hanya terbatas bagi pelakunya saja, sedangkan ilmu pengetahuan manfaatnya lebih luas, dapat dirasakan oleh pelaku dan orang lain.

Disampung itu muatan hadits diatas juga memberikan keutamaan kepada orang yang menyebarkan ilmunya(mengajarkan kebaikan). Berbahagialah para guru, para ustadz, para dosen dan para penyebar ilmu lainnya.

Hadits lain yang menyebutkan keutamaan dari penyebar ilmu

“Abu Hurairah ra, berkata, Rasulullah saw, berkata, “Barangsiapa menyeru kepada hidayah(petunjuk/ilmu), maka baginya pahala seperti pahala orang –orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dari mereka sedikit pun” (HR Muslim)”

Berbahagialah para penuntut ilmu, berbahagialah para pengajar ilmu…

Berbahagialah para penulis buku, berbahagialah para pembaca buku

Berbahagialah para penulis blog, berbahagialah bara pembaca blog

Berbahagialah para penulis jurnal, berbahagialah para pembaca jurnal

tHe IoF

 (Daftar Pustaka)

  Imam Nawawi. Syarah & Terjemah Riyadhus Shalihin Jilid 1. Jakarta. Penerbit Al   I’tishom

  DR. Ali Muhammad. Perjalanan Hidup Khalifah Umar Bin Abdul Aziz. Jakarta. Darul Haq

  Anis Matta. Menikmati Demokrasi. Bandung. Fitrah Rabbani

2 thoughts on “Cari Dan Sebarlah Ilmu

    Annisaa said:
    August 29, 2012 at 2:28 pm

    sugoi… makin sempurna aja nih tulisannya ka, semangat!🙂

      arkannr responded:
      August 31, 2012 at 3:35 am

      semoga bermanfaat yah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s