Ketidakpastian

Posted on Updated on

Ketidakpastian adalah kondisi yang melukiskan sebuah kontradiksi dari siklus kehidupan. Dalam kondisi inilah bisa terlihat sebuah abstraksi situasi yang dirasakan oleh sang pemilik kondisi.

Jikalau ada yang bisa menceritakan kondisi apa yang dirasakan oleh seorang petualang alam, ketika kabut datang menghampiri sehingga membuat sudut pandang menjadi begitu terbatas;

jikalau ada yang bisa menjelaskan kondisi bagi seseorang yang mempunyai rabun mata dalam memperhatikan sebuah objek benda yang berada diluar batas wilayah penglihatannya.Iya, mungkin  kondisi itulah yang  sebagian besar orang menyebutnya kondisi ketidakpastian.

Sebuah kondisi situasi yang membuat jiwa sang pemilik kondisi menjadi besar karena harapan dan bisa menjadi hancur seketika karena realita lapangan yang belum sesuai harapan.

Sebuah realita kehidupan yang tidak bisa disamakan dengan ilmu sains yang hampir memiliki jawaban pasti dari setiap permasalahan yang di berikan.

Sebuah kondisi yang bisa membuat jiwa pemilik sang kondisi terbang melayang di langit-langit pelindung kehidupan, padahal diwaktu yang bersamaan raganya tetap tertahan oleh kuatnya gaya gravitasi dari sebuah hamparan tempat kehidupan fana bernaung.

Ketidakpastian bisa memiliki interpretasi berbeda – beda bagi setiap  jiwa yang memiliki kehidupan. Jiwa yang mempunyai aura keoptimisan yang tinggi dalam situasi penuh ketidakpastian akan menjadi lebih kuat, oleh karena itu aura keoptimisan jiwanya bisa memberikan energi pada akalnya.

Sehingga akalnya juga semakin menjadi kuat untuk mampu membantu menggerakkan potensi raganya yang kokoh sehingga gerak dari koordinasi komponen-komponen penggerak kehidupannya menjadi semakin optimal dalam mencari sebuah jawaban dari kondisiketidakpastian tersebut.

Lain halnya dengan jiwa yang mempunyai aura keoptimisan yang rendah, karena jiwa yang lemah bisa membunuh potensi akal yang luar biasa. Sebuah potensi yang bisa membangun sebuah peradaban kehidupan manusia.

Sebuah potensi yang bisa merubah keadaan manusia menjadi lebih baik dan mudah. Sebuah kondisi yang bisa membuat  jauh menjadi dekat. Potensi  luar biasa yang merupakan salah satu dari komponen penggerak kehidupan berharga.

Akan tetapi, potensi yang luar biasa ini(akal) bisa menjadi tumpul bagaikan pedang seorang kesatria berkuda yang tidak bisa digunakan untuk memotong buah bahkan  paling lunak sekalipun.

Kondisi yang sama juga akan dialami  raga yang kokoh. Jiwa dengan sebuah aura keoptimisan yang rendah akan membuat raga yang kokoh menjadi lemah lunglai tak berdaya, tak bertenaga dan tak memiliki daya tahan yang cukup untuk mengatasi kondisi situasi yang belum mempunyai jawaban yang biasa disebut ketidakpastian.

Itulah sebabnya banyak orang berkata; Menunggu itu bukan perkerjaan mudah. Dalam ketidakpastian sejatinya hanya menunggulah aktifitas yang bisa di lakukan.

Dibutuhkan ketegaran hati sekokoh karang, kesabaran seluas samudra, kejernihan akal seperti embun pagi dan kekuatan keyakinan akan ketentuan yang sudah di tetapkan di langit.

Pada fase ini. Energi kehidupan akan banyak habis terkuras; bukan karena terbakarnya kalori oleh gerak tubuh. Tetapi, dikarenakan oleh beban jiwa yang tersiksa pada situasi setengah harapan dan setengah kecemasan.

Walaupun waktu berjalan normal seperti biasanya, namun ketika dalam situasi ketidakpastian. Semua berubah, semua berbeda.

Detik akan terasa menjadi menit, kemudian menit akan terasa menjadi jam, kemudian jam akan terasa menjadi hari, kemudian hari akan terasa menjadi minggu, kemudian minggu akan terasa menjadi bulan, kemudian bulan akan terasa menjadi tahun.

Memang sulit memahaminya dalam rasional akal. Karena perkara ini tidak hanya terkait logika akal, karena perasaan jiwa lebih dominan dalam masalah ini.

Bahkan terkadang kondisi emosional jiwalah yang bisa jauh mengalahkan dominasi logika akal secara mutlak.

(tHe IoF)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s