Bersegeralah dalam kebaikan karena dunia itu berbatas waktu

Posted on Updated on

Berbatas waktu. iya,  itulah karakteristik dunia. Akan tetapi, masih banyak dari kita yang membuang aset kehidupan  berharga ini, tanpa sebuah amal(perbuatan) yang berarti bagi diri dan orang-orang disekitarnya.

Jikalau kita mau bercermin sejenak dengan kisah para salafus sholeh(pendahulu yang sholeh). Pastilah kita akan banyak menemui, bahwasanya banyak dari mereka  benar-benar memberikan tempat  istimewa untuk waktu di setiap aktifitas amal sholeh dalam kehidupan mereka, karena mereka sadar bahwasanya kehidupan ini berbatas waktu. Mari kita renungi sebuah kisah heroik dari seorang sahabat yang telah mewarnai sejarah perjuangan islam, sebuah kisah yang menggetarkan jiwa-jiwa para pecinta sejati yang selalu berusaha mentransformasikan bahasa cinta menjadi bahasa amal.

Ini adalah salah satu kata-kata yang bergema dalam pelataran sejarah. Pelataran sejarah yang juga menjadi bukti bahwasanya cinta itu merupakan bahasa kerja yang mempunyai kekuatan penggugah, kekuatan perubah, kekuatan mendobrak. Marilah kita simak kata-kata itu

KALAU butir-butir kurma ini harus kutelan semua baru maju berperang… oh betapa jauh sungguh jarak antara aku dengan surga.”

Itulah ungkapan seorang sahabat muda ketika mendengar Rasulullah saw. bersabda menjelang berkecamuknya perang Badar: ” Majulah kalian semua menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi.”

Kecermelangan sahabat-sahabat Rasulullah saw, serta semua manusia Muslim agung yang pernah memenuhi lembaran sejarah kejayaan umat ini kisah diatas diriwayatkan oleh muslim.

Umair bin hamman RA itulah dia namanya seorang pemuda yang usianya sangat belia sekali,tetapi mempunyai sebuah komitmen, keberanian dan semangat melebihi umur yang dimilikinya.

Karena hal inilah yang membuat namanya masih dikenang sampai saat ini, walaupun jarak antara kita dengan beliau berbilang ratusan tahun. Umurnya masih sekitar 9 tahun pada saat itu, sampai ketika itu waktu dia ingin berangkat jihad harus secara sembunyi-sembunyi karena khawatir tidak di ijinkan untuk ikut berperang.

Kata-kata yang di ucapkannya itu salah satu dari bentuk penggambaran dalam bersegera di dalam kebaikan, bahkan butir-butir kurma pun tidak menjadikan penghalang untuk menghambat aktifitas kebaikannya. Sungguh sebuah kata-kata bersejarah yang bisa membuat bulu kuduk pembacanya merinding, karena malu dan tersadarkan.

Itulah salah satu kisah dari banyak kisah para pendahulu kita yang sholeh, seharusnya hal ini bisa menjadi pelecut semangat kita untuk senantiasa menambah semangat untuk bersegera dalam kebaikan.

Banyak dari kita dilalaikan oleh sebuah kata-kata yang membuai dan membius yaitu menunda. Ketika seorang ulama yang faqih ditanyakan “Ustadz Bagaimana cara kita menghilangkan kebiasaan menunda???” sang ustadz menjawab “lakukan saja jangan ditunda” jadi; dengan kata lain cara menghilangkan kebiasaan dalam menunda adalah dengan melakukan nya, hal ini juga yang dipakai oleh sebuah merek sepatu yang terkenal dengan selogan JUST DO IT.

Dan; ingat dan camkan dalam hati kita, bahwasanya dunia itu berbatas waktu. Hal ini juga di isyaratkan oleh sang nabi akhir jaman yang mungkin banyak dari kita mengenalnya melalui dendangan nasyid oleh raihan.

Dari Ibnu ‘Abbas radliyallaahu ‘anhuma, dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bahwasannya beliau berkata kepada seorang laki-laki untuk menasihatinya : ”Manfaatkanlah lima (keadaan) sebelum (datangnya) lima (keadaan yang lain) : Hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum sakitmu, waktu luangmu sebelum waktu sempitmu, masa mudamu sebelum masa tuamu, dan kayamu sebelum miskinmu” [HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi].

Dengan sedikit bumbu hikmah seorang teman menambahkan dengan nasehatnya yang sederhana , akan tetapi menyentuh dan membekas dalam lubuk jiwa.Sebuah nasehat yang sangat mungkin juga terisnpirasi oleh nasehat Rasulullah yang salawat dan salam senantiasa terucap untuknya.

” Jangan menunggu bahagia, baru tersenyum.Tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia

Jangan menunggu kaya, baru mau beramal.Tapi beramal lah, maka kamu semakin kaya

Jangan menunggu termotivasi, baru bergerak.Tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi

Jangan menunggu dipedulikan orang baru anda peduli,

Tapi pedulilah dengan orang lain! maka anda pasti akan dipedulikan…

Jangan menunggu orang memahami kamu, baru kita memahami dia.

Tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu

Jangan menunggu terinspirasi, baru menulis.

Tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu

Jangan menunggu proyek, baru bekerja.

Tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu

Jangan menunggu dicintai, baru mencintai.

Tapi belajarlah mencintai, maka anda akan dicintai

Jangan menunggu banyak uang, baru hidup tenang.

Tapi hiduplah dengan tenang, maka bukan hanya sekadar uang yang datang, tapi damai sejahtera.

Jangan menunggu contoh, baru bergerak mengikuti.

Tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti

Jangan menunggu sukses, baru bersyukur.

Tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu

Jangan menunggu bisa, baru melakukan.

Tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

Para Pecundang selalu menunggu Bukti dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti

Seribu kata akan dikalahkan Satu Aksi Nyata”

Nasehat dari seorang sahabat kepada sahabatnya yang merupakan bukti tanda cinta karena ALLAH  Ta’ala..

Bersegeralah dalam kebaikan karena dunia itu berbatas waktu.

tHe IoF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s