Teknik NLP Penjual Di Bis Kota

Posted: April 14, 2013 in Uncategorized
Tags:

Bagi para penikmat mode transportasi umum bis kota. Mereka pasti akan melihat para penjual yang berlalu – lalang di kendaraan(bis kota) yang mereka naiki. Jikalau kita perhatikan; ternyata, para penjual sederhana(pedagang asongan) itu, menjual barang dagangannya dengan teknik yang profesional.

Iya, teknik profesional yang biasa di pakai para sales profesioanal perusahaan besar dalam menjual produk dan layanan jasa mereka. Walaupun para pedagang asongan bis kota itu hanya menjual produk dengan harga yang murah, tetapi teknik menjual yang digunakannya sudah bisa dikatakan profesional.

Teknik profesional yang saya maksud di sini adalah teknik NLP. Apakah itu NLP ? Mari kita definisikan terlebih dahulu. NLP adalah Neuro – Linguistic – Progamming yang merupakan suatu bidang pada psikologi. Bidang ini meneliti berbagai cara orang yan berpikir dan berkomunikasi antara satu dengan yang lain.

Hasil penelitian itu di selesaikan di Universitas California Santa Cruiz oleh professor John Grinder dan Dr. Richard Bnadler pada tahun 1970.hal ini sangat penting untuk di ketahui para penjual profesional. Agar bisa dengan mudah mendapatkan kepercayaan dari para pembelinya.

Untuk meletakkannya ke dalam sudut pandang penerapan NLP dalam menjual, kita akan mengklafisikasikan pola pikir berdasarkan bentuk penerimaanya terhadap infomasi yang di berikan. Oleh karena itu, klasifikasinya adalah visual(dapat dilihat), auditory (dapat di dengar), dan kinesthetic (dapat bergerak).

Orang visual memiliki kecenderungan dalam melihat secara langsung, orang auditori mendengarkannya, sementara orang kinestesik merasakannya melalui indra peraba, pencium,dan perasa. Ketiga sistem perwakilan ini adalah cara di mana kita mengorganisir semua rangsangan dan informasi yan kita terima pada waktu tertentu.

Setiap orang memiliki peta mental karakteristik tertentu dalam penerimaanya terhadap informasi. Oleh sebab itu, mengakomodasi ketiga hal tersebut sangat penting. Bagian terbaik dari penerapan NLP adalah untuk mempengaruhi keputusan membeli. Saya ingin bercerita sedikit pengalaman ketika bertemu penjual di bis kota yang memakai teknik NLP ini.

Pada suatu kesempatan di bis kota, saya pernah berjumpa dengan seorang penjual obeng serba guna dengan berbagai jenis pada mata obeng dan senter kecil pada ujungnya.

Di awal perkenalan si penjual tersebut menunjukan secara langsung penggunaan obeng tersebut kepada semua penumpang di dalam bis. Si penjual tersebut mendemokan kegunaan dan manfaat dari obeng serba guna tersebut.Tentu saja, hal ini untuk mewakili penumpang bis yang masuk pada klasifikasi visual(melihat secara langsung). Karena si penjual mendemokan barang dagangannya secara langsung.

Disisi lain, dengan suara yang meyakinkan. Si penjual obeng tersebut juga mengeraskan dan menjelaskan dengan detil barang dagangan yang di jualnya. Tentu saja, hal ini untuk mewakili penumpang bis yang masuk pada klasifikasi auditory(pendengar secara langsung).

Sejurus kemudian, si penjual tersebut membagikan barang dagangannya kepada setiap orang di dalam bus tersebut. Sehingga setiap orang di dalam bus tersebut bisa merasakan dan menggunakan obeng dagangan itu secara langsung. Tentu saja, hal ini mewakili penumpang bis yang masuk pada klasifikasi kinesthetic(merasakan secara langsung).

Selang waktu sekitar 5 menit setelah itu, si penjual mengambil kembali barang daganganya. Bagi mereka(pembeli) yang berminat bisa langsung membayarnya kepada sipenjual. Jikalau tidak tertarik bisa langsung dikembalikan kepada si penjual tanpa di kenakan biaya(gratis). karena setelah selang waktu lima menit tersebut; si penjual akan berkeliling untuk menarik barang dagangannya kembali, dari para calon pembeli yang tidak berminat.

Dalam kesempatan ini, sy termasuk yang tertarik dan membayar langsung kepada si penjual. Dan biasanya, pedagang yang menggunakan teknik NLP ini akan mendapatkan pembeli lebih banyak, dibandingkan dengan yang tidak menggunakan teknik NLP.

The IoF

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s