Wajah Tua Itu Menyimpan Semangat Pemuda.

Posted: January 23, 2012 in Celoteh Santai
Tags:

Baiklah, saya ingin bercerita mengenai pengalaman ketika sepulang dari tempat kerja. Karena tanpa kita sadari disekeliling kita ternyata banyak sekali sesuatu (syahrini mode on) yang bisa menjadi inspirasi untuk dijadikan bahan tulisan. Jujur, Salah satu inspirasi dalam membuat tulisan mengenai hal menarik di sekitar kita adalah setelah membaca ini.

http://rinaldimunir.wordpress.com/2011/11/19/bapak-tua-penjual-amplop-itu/

Harapannya dengan menuliskan kisah mereka, kita bisa membuat banyak orang lebih bersyukur. Harapannya dengan menuliskan kisah mereka, kita bisa membuat banyak orang lebih ber-empati. Dengan begitu banyaknya harapan kebaikan dari setiap huruf yg kita buat dengan dilandaskan niat yang tulus, semoga bisa menjadi bekal kebaikan bagi kita(pahala).

Panjang juga yang Muqadimmah hehe..  Pada saat ini saya ingin bercerita mengenai seorang pengamen,  klo dilihat dari segi usia mungkin sekitar 60 tahunan… usia yg cukup tua. dilihat dari usia angkatan kerja bapak ini sudah masuk usia pensiun.. tapi itulah yang menarik dari seorang seniman, usia kerjanya tidak berbatas waktu karena selama dia masih bisa memainkan instrumentnya dengan baik, maka dia masih layak berkarya.

Pada saat itu kondisi saya sedang lelah karena memang dalam perjalanan setelah beraktifitas kerja seharian. Seperti biasa kondisi sarana transportasi yang tidak memadai membuat kondisi tubuh yg sudah letih menjadi berlipat-lipat rasanya, belum lagi di tambah macetnya jalan ibu kota. Kemudian selang beberapa waktu datang lah seorang tua dengan rambut yang sudah memutih berjalan rada bongkok dengan membawa perlalatan tempurnya(alat bermusik).

Untuk ukuran musisi jalanan(pengamen), bapak itu termasuk yang ‘serius’ peralatan tempurnya, mulai dari piano gitar sampe sound systte besar yang dibawanya. Tidak hanya itu, penampilannya pun terlihat sangat eksentrik sehingga menambah daya tarik si pak tua itu. Klo dilihat sekilas bapak tua itu mirip gomblo salah satu legenda musik Indonesia.

Lagu pun mulai dimainkan, tembang – tembang lawas seperti gereja tua, kugadaikan cintaku dn Diana pun dimainkan dengan harmonisasi yang baik. Musik yang dimainkan sudah berupa instrument sebuah lagu; sehingga si pak tua tinggal mengeluarkan suaranya untuk menambah keindahan harmonisasi musik tersebut. Walaupun usianya sudah sangat tua, tapi semangatnya luar biasa sehingga ketika membawa gitar piano dan sound system yang besar itu pun; pak tua itu terlihat tidak kewalahan. Sungguh kuliah kehidupan yang diberikan pak tua itu kembali membuat diriku bersemangat. Secara fisik sy masih sangat muda jika dibandingkan si pak tua; tetapi secara semangat harus di akui bahwa pak tua itu lebih unggul. …luar biasa.

Sudah dua lagu pak tua itu memainkan musik di dalam perjalan pulang ketika dikendaraan umum(bis) yang saya naiki, entah sudah berapa puluh lagu yang dia mainkan dari pagi sampai sore itu. Suara seraknya ketika bernyanyi sudah membuktikan lelahnya pita suara si pak tua.

Memang suara si pak tua tidak se halus glen fredly dan tidak semelengking judika tetapi semangatnya harus di beri penghargaan. Sehingga pada saat itu ku putuskan untuk memberikan uang sebagai bentuk apresiasi atas semangat hidup si pak tua.

Bagi yang terbiasa menggunakan angkutan umum(bis) rute Jakarta tangerang, sedikit banyak pasti pernah melihat pak tua ini.

Banyak sekali kuliah kehidupan di sekitar kita.. perhatikanlah.. pelajarilah… maka akan banyak pelajaran yang kau dapatkan, baik itu rasa syukur maupun ilmu..

tHe IoF

 

About these ads
Comments
  1. akim says:

    Assalamu’alaikum……
    Min admin……???:-O
    B-)

    bleh kenalan sma admin, :-D

    mhon e-mail wt knfirmasi’y yea !!!;-)
    thankz & wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s